DKP Kukar Berikan Bantuan 14.987 Unit Sarana Prasarana Perikanan
Kabid
Pemberdayaan Nelayan Kecil Asli Husaini
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR - Dalam upaya memfasilitasi 25.000 nelayan produktif, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) pada tahun ini (2023-red) telah memberikan bantuan sebanyak 14.987 unit sarana dan prasarana produksi perikanan.
Bantuan sapras tersebut sejalan dengan
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026, yakni penguatan
pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)
Kukar Muslik, melalui Kabid Pemberdayaan Nelayan Kecil Asli Husaini, mengatakan
bantuan yang yang diberikan kepada para nelayan berupa mesin, perahu, alat
tangkap dan lainnya.
"Pemberian bantuan ini telah melebihi
target dimana tahun ini DKP Kukar menargetkan sebanyak 13.600 unit sapras
produksi perikanan dan saat ini telah melebihi target yakni mencapai 14.987 unit." kata Asli
saat dikonfirmasi Kamis (12/10/23).
Ia menyebut, bantuan ini diberikan kepada 258
kelompok yang berada di Kecamatan Sangasanga, Anggana, Muara Jawa, Samboja,
Muara Badak, Marangkayu, Loa Kuku, Kenohan, Muara Muntai, Tenggarong, Loa
Janan, Muara Wis, Kota Bangun, Muara Kaman, Kembang Janggut dan Tabang.
Adapun bantuan yang diberikan berupa sarana
dan prasarana diantaranya Cool Box sebanyak 1450 unit, Trammel Net sebanyak 985
set, Bagan Cungkil sebanyak 1 paket,
Kawat Loket sebanyak 5.570 roll, Body
Perahu sebanyak 447 unit, Mesin Diesel sebanyak 953 unit.
Kemudian Mesin Ketinting sebanyak 1.805
unit, Body Kapal sebanyak 6 unit, alat
tangkap Rakkang Kepiting sebanyak 2.500 unit, dan alat tangkap Gill Net
sebanyak 1.270 pis.
"Jadi di program dedikasi Kukar Idaman
yakni Fasilitasi terhadap 25.000 nelayan dan pembudidaya ikan produktif. Di APBD murni tahun 2023 itu sudah mencapai
20.000 nelayan dan targetnya akhir tahun ini sudah tercapai." ungkapnya.
Asli mengungkapkan dengan adanya bantuan
sapras dari Pemerintah Kabupaten Kukar
melalui DKP para nelayan menyambut positif sekali. Artinya nelayan ini terbantu
dengan adanya bantuan sarana dan prasarana yang diberikan seperti mesin, alat
tangkap dan kapal.
"Dan kita harapkan dengan adanya bantuan
itu bisa meningkatkan pendapatan pelaku usaha nelayan atau budidaya. Kami juga
berharap bantuan itu bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena sarana ini
sangat penting bagi mereka untuk melakukan penangkapan ikan." tutupnya.(adv/pk)